Hari Pariwisata Dunia dalam perspektif sejarah
October 8, 2018

DESA WISATA CIASIHAN, MENGUSUNG KEARIFAN ADAT DAN PENGETAHUAN LOKAL

Desa Wisata Ciasihan Kecamatan Pamijahan Bogor, sebagaian besar nya berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, dalam lerengan perbukitan Pasir luhur dan kebon baru, berbatasan dengan gunung Kendeng. Sebelah timur Desa Wisata Ciasihan terdapat Kawah Ratu, Kawah ratu merupakan lubang besar yang berbentuk cekungan pada bagian gunung berapi Salak yang dahulunya terjadi karena adanya letusan.

Dari Pintu gerbang Desa Wisata Ciasihan, kawah ratu dapat ditempuh 3 (tiga) jam perjalanan melewati persawahan, perkebunan dan tegakan vegetasi Hutan tropis Halimun Salak. Sepanjang perjalanan menuju kawah ratu terdapat curug Cikuluwung herang, Curug Kiara perkebunan sayur yang menjadi khas produk Desa Wisata Ciasaihan. Terdapat pula lapangan Helipad peninggalan Chevron yang merupakan spot poto dengan view terbaik disekitar Kawah Ratu, lainnya terdapat setu kahiyangan dan setu Balagenda.

Sekitar 50 meter dari permukaan kawah Ratu, terdapat sungai berair hangat mengandung belerang yang mengalir dari kawah ratu dan kerap dijadikan tempat pemandian, petugas Taman Nasional Sektor Gunung Bunder melarang aktivitas mandi ketika sehabis hujan lalu cuaca kembali panas, (Red: dikenal dengan nama hujan poyan) karena pada saat hujan poyan zat asam yang cukup tinggi menyebar disekitar lokasi pemanduan. Untuk menuju kawah ratu wisatawan wajib didampingi oleh pemandu yang telah disiapkan oleh menajemen Desa Wisata Ciasihan.

 

Kopi Brido (Red : Kopi Hybrid) merupakan kopi yang ditaman sejak jaman belanda di Desa Ciasihan dengan karakter pohonnya yang lebih besar dan lebih tinggi jika dibanding dengan kopi Robusta dan Arabika. Diameter pohon batang bawah kopi Brido dapat mencapai 25 cm dengan tingginya 17 meter. Biji kopi Brido berbentuk bulat di ujungnya dan ada pula yang agak lonjong.

Beberapa obyek wisata lainnya yang terdapat di Desa Wisata Ciasihan yaitu 10 air terjun yang lebih populeran dengan sebutan curug yaitu 1. Curug Seribu yang memiliki ketinggian 170 meter; 2. Curug Ciparay; 3. Curug Emas Pindang Gading. 4. Curug Ciasmara Batu Bolong; 5. Curug Cipancur Karang Aswad; 6. Curug Kiara; 7. Curug Cukuluwung herang; 8. Curug Bidadari; 9. Curug Batu Ampar dan 10. curug Batu Susun. Masih banyak air terjun yang tersebar di Desa Wisata Ciasihan selain yang kesepuluh curug yang telah dibuka untuk wisatawan.

Selain 4 spot camping ground yang berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak sebagai tempat menginap wisatawan ketika berkunjung ke Desa Wisata Ciasihan, terdapat 12 tempat tinggal masyarakat yang rumahnya difungsikan sebagai homestay yang tersebar dikampung Ciputri dan kampung Raina.

Seni alat musik tradisional pukul Celempung dan alat musik petik Kecapi merupakan atraksi kesenian masyarakat yang kerap dipertunjukan kepada wisatawan oleh group Gentra Giri Putri sebagai atraksi pendukung pariwisata.

Jika lelahmu menggelayut di sudut-sudut kota
dan tubuhmu meminta lelap disebuah desa  berselimutkan kabut
yang berhiaskan pesona keramah tamahan sang empunya,
Dengan menghubungi kami, itu keputusan bijakmu….!
– Wisata Halimun 2017 –

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *