Bermukim dikantung utara Desa Wisata Malasari bersama komunitas Wisata Ramah
October 8, 2018
Desa Batu Layang
October 13, 2018

Menyingkap misteri gunung para petapa dan adat penduduk Desa wisata kiarasari

Bogor, Wisata Halimun – Desa Wisata Kiarasari berada di Bogor kecamatan Sukajaya, dengan alamnya yang berkontur, berundak dan dikelilingi oleh Hutan Halimun membuat Desa Kiarasari sebagai kawasan berhawa sejuk dan penuh pesona. Mayarakat Desa kiarasari menginduk pada kasepuhan Cipatat kolok dan Kasepuhan Urug yang menjadi puser dayeh Kasepuhan Halimun di tiga kabupaten, hal ini telah menjadi simbol perilaku bahwa masyarakat Desa Kiarasari masih taat pada aturan adat yang telah di gariskan leluhur nya. Ketaatan masyarakat Desa Kiarasari terhadap adat sampai saat ini masih mempengaruhi pola perilaku kehidupan sehari-hari, gaya arsitektur pada pembangunan rumah dan cara bertani serta cara berpikir masyarakat dalam kesehariaannya.
desa wisata di bogor dengan pemandangan sawah
Desa Wisata Kiarasari dengan pesona agro wisata

Secara terminologi “Kiarasari” terbentuk dari dua suku kata yaitu Kiara yang berarti pohon Kiara dan sari dapat diartikan “isi utama atau pokok isi“. Oleh sesepuh, Kiarasari di maknakan sebagai sebuah pohon harapan untuk kebaikan utama dan kemajuan masyarakat Kiarasari. Desa Kiarasari atau Desa Pandak dimekarkan menjadi 2 Desa yaitu Desa Kiarapandak dan Desa Kiara (awal) di tahun 1979, dan pada tahun 2016, Desa Wisata Malasari di deklarasikan sebagai branding wisata di Kiarasari dengan kampung Cibuluh yang di fokuskan sebagai obyek utama wisata perdesaan. “Kampung Wisata Cibuluh dengan karakter unik-nya di khususkan untuk masyarakat perkotaan yang tidak memiliki kampung, namun ingin merasakan pulang ke desa dan bermukim sebentar saja dalam nuansa kampung agro diatas bukit yang di lingkar oleh megahnya hutan Halimun“.

Nama Cibuluh sendiri yang berarti pancuran, berasal dari dua suku kata yaitu yaitu CI yang berarti Air atau Cai dalam padanan sunda dan buluh nama lain dari Bambu (Bambusoideae). Konon menurut cerita, dinamakan Cibuluh itu karena pertama kali masyarakat setempat membuka kampung ini dengan membuat saluran air (pancuran) dari Bambu atau awi buluh.

Masyarakat Desa Kiarasari memiliki kesatuan adat kiarasari yang disebut dengan “saaki” (Red : saaki berasal dari dua suku kata dalam padanan sunda yaitu SA berarti satu dan Aki yaitu kakek atau leluhur, jadi saaki dapat di maknakan satu kakek atau satu keturunan). Saaki memiliki fungsi sebagai wadah para sesepuh kampung se-Kiarasari untuk membangun komunikasi dan menyamakan presepsi tentang adat, seminggu sebelum seren incu putu (cucu dan keturunan), kasepuhan Desa kiarasari melakukan nyekar tahunan ke kasepuhan Cipatat kolot guna meminta restu.

Desa Kiarsari memiliki kesatuan adat Kiarasari (saaki) berfungsi sebagai wadah para sesepuh kampung se-Kiarasari untuk membangun komunikasi dan menyamakan presepsi tentang adat. Seminggu sebelun seren incu putu, kasepuhan Desa Kiarasari melakukan nyekar tahunan ke kasepuhan Cipatat kolot untuk meminta restu.
Curug Manapa di Gunung para petapa, Desa Wisata Kiarasari
Curug Manapa di kaki Gunung para Petapa, Desa Wisata Kiarasari

Selain adat, budaya, tradisi dan perilaku masyarakat keseharian, Magnet wisata Kiarasari lainnya adalah Gunung Manapa yang menyimpan banyak rahasia Halimun. Kegagahan Curug Kaung yang memiliki Gua di dalamnya pun sungai Cidurian merupakan satu dari sekian banyak obyek wisata di kaki Gunung Manapa Desa Wisata Kiarasari.

“Jika telah puas menyaksikan salah satu atraksi alam di kaki Gunung Manapa. Wisatawan bisa bermalam di areal sekitar Batu Kandang, areal ini dapat menampung 10 tenda yang berkapasitas 8 orang. Landscape Gunung Manapa yang gagah, aliran sungai Cidurian yang datar dan terlihat tenang ini menjadi suguhan alam gugusan hutan Halimun. Untuk menggapai areal ini wisatawan harus menyusur Sungai Cidurian menuju hulu melewati beberapa rintangan. Cambuk berduri dari Rotan Badak ini kerap menghalangi langkah wisatawan di atas batu-batuan besar. Beberapa pohon tua,seperti pohon Saninten juga turun menjadi portal magis sepanjang perjalanan,sungguh mengasyikan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *